PELATIHAN KEPERAWATAN KRITIS - HIPERCCI

Menyadari pentingnya penyelenggaraan pelatihan bagi perawat ICU yang didasari oleh adanya kebutuhan tenaga pengelola ICU yang harus memiliki kualifikasi tertentu, memahami fungsi ICU, tata kerja dan peralatan yang dipergunakan untuk menjaga mutu pelayanan yang tinggi, mencegah timbulnya penyulit dan mencegah kerusakan pada alat-alat canggih/mahal. Untuk mendukung upaya peningkatan kemampuan perawat dalam penangana pasien ICU maka dipandang perlu disusunnya kurikulum pelatihan bagi perawat ICU yang didalamnya berisikan kurikulum pelatihan pelayanan dasar, pelatihan pelayanan intermediate, lanjutan dan comprehensive di ruang ICU bagi Perawat.

Profil perawat ICU yang telah mendapatkan pelatihan ICU Tingkat Dasar (Basic) adalah memiliki kemampuan mengelola pelayanan keperawatan di ICU dan mengelola pelayanan keperawatan pada  pasien kritis termasuk dalam program pencegahan dan pengendalian infeksi yang dilakukan berdasarkan prinsip etik dan legal serta peka budaya. Lebih rinci, perawat icu dasar memiliki kompetensi melakukan resusitasi jantung dan paru dasar, melakukan Asuhan Keperawatan pasien dengan Ventilasi Mekanik dasar, melakukan Penatalaksanaan Jalan napas dasar, melakukan perekaman dan interpretasi EKG Dasar, melakukan Pengukuran Hemodinamik Dasar, menjelaskan terapi cairan, elektrolit dan asam-basa, menjelaskan Pendokumentasian di ruang Intensif. Kemampuan lainnya yang dimiliki adalah mampu melakukan pelayanan keperawatan kritis sesuai tingkat kebutuhannya. Apabila ada mahasiswa, maka perawat ICU pada tingkat dasar juga menjadi clinical instruktur (pembimbingklinik).

Profil perawat ICU yang telah mendapatkan pelatihan ICU Tingkat Menengah (Intermediate) adalah memiliki kemampuan mengelola pelayanan keperawatan di ICU dan mengelola pelayanan keperawatan pada pasien kritis. Perawat ICU level intermediate selain memiliki kemampuan perawat ICU dasar juga memiliki kemampuan melakukan resusitasi jantung dan paru lanjutan dalam Tim, melakukan Airways  Management lanjutan (Intubasi endotracheal), melakukan Hemodinamik Monitoring Lanjutan ( Invasiv  Monitoring ), melakukan pemberian therapy cairan dan elektrolit, interprestasi gangguan asam-basa, melakukan perekaman dan interpretasi EKG lanjutan (Abnormal), melakukan Asuhan Keperawatan pasien dengan Ventilasi Mekanik lanjutan (Weaning), melakukan Interprestasi X Ray, melakukan pemberian Nutrisi di ICU.

Profil perawat ICU yang telah mendapatkan pelatihan ICU Tingkat Lanjut (Advance) adalah memiliki kemampuan mengelola, mengkoordinasikan, pengorganisasian dan pemberdayaan pasien dan keluarga di unit ICU. Secara umum perawat ICU tingkat lanjut memiliki kemampuan Pemantauan hemodinamik lanjut/ advance (IABP, Swan Ganz), Manajemen Ventilasi mekanik lanjut/ advance (wave form, dual model, bipap, HFO), EKG lethal arhitmia (mengancam jiwa), Interpretasi asam basa (stewart), Asuhan pada pasien dengan RRT (Renal replacement therapy), Praktek berbasis bukti (Evidence Based Practice), Perawatan Post ROSC (Returned of Spontaneous Circulation). Melakukan penelitian dan penulisan ilmiah keperawatan di ICU. Disamping itu perawat ICU pada tingkat advance mampu mengelola pelayanan keperawatan pada pasien dan keluarga.

Profil perawat ICU yang telah mendapatkan pelatihan ICU Komprehensiv adalah memiliki kemampuan mengelola, mengkoordinasikan, pengorganisasian dan pemberdayaan pasien dan keluarga di unit ICU. Secara umum perawat ICU tingkat lanjut memiliki kemampuan: Resusitasi jantung paru (1 penolong dan tim), Resusitasi Jantung paru dengan metode tim, Ventilasi Mekani Dasar, Ventilasi Mekanik Proses Weaning, Pengelolaan Jalan Nafas dasar, Pengelolaan Jalan Nafas Lanjut (Intubasi ETT dan LMA), Elektrokardiografi Dasar, Elektrokardiografi Abnormal/ Aritmia, Pemantauan Hemodinamik Non Invasif, Pemantauan Hemodinamik Invasif, Terapi Cairan dan Elektrolit, Keseimbangan Asam Basa, Terapi Oksigen, Interpretasi Thorax Photo (X Ray), Pendokumentasian di ICU, Nutrisi di ICU, Drainage Thorax, Pencegahan Infeksi di ICU.

Selain itu, didalam pelatihan ini peserta akan mendapatkan kesempatan training di lahan klinik dan “hands on” ke pasien secara langsung.

TOT ICU

Profil Ners yang telah mendapatkan pelatihan TOT ICU ini adalah memiliki kemampuan untuk mentransfer ilmu, pengetahuan dan ketrampilan di bidang critical care dalam kegiatan pelatihan, workshop ataupun bimbingan klinik.

Didalam TOT ICU ini peserta akan mendapatkan materi terkait pembuatan Satuan Acara Pembelajaran, metode pembelajaran, media dan alat bantu pembelajatan, penciptaan iklim pembelajaran, Teknik presentasi interaktif, evaluasi hasil pembelajaran serta Microteaching khusus terkait topik-topik pelatihan area keperawatan kritis.